Segway S-Pod ,Kursi Yang Terinspirasi Dari Wall-E

 

Kursi Segway S-Pod merupakan kursi berbentuk futuristik dengan banyak keunggulan di dalam nya.

 

Sebuah kursi berbentuk futuristik di buat karena terinspirasi dari film Wall-e

Bila seperti saya, Anda telah lama mengutuk fakta jika Anda dilahirkan di era yang salah serta kelas sosial untuk ambil keuntungan dari moda transportasi pribadi yang agung itu, bangku sedan, karena itu saya memiliki berita baik untuk Anda.

Di CES di Las Vegas di hari Selasa, Segway lakukan pembukaan besar dari S-Pod

bangku telur bermanuver yang bisa menyamakan diri, direncanakan jadi jalan keluar transportasi pribadi dalam-ruang.

Ini ialah bangku sedan untuk era ke-21 serta saat saya mencobanya sebelum dikeluarkan, itu membuat saya merasakan seperti bangsawan kekinian.

Di lantai atraksi CES, saya diantar ke satu pena yang berisi trek oval serta menyerahkan helm serta formulir pengabaian untuk di tandatangani. Sebelum saya duduk di bangku saya dikasih pengarahan pada kontrol: saklar on-off simpel serta joystick untuk mengatur kecepatan serta arah perjalanan.

S-Pod dapat dikontrol dari jarak jauh lewat tablet yang melaju ke lengannya, tetapi saya cuma memakainya untuk sesuaikan pencahayaan situasi hati di pod telur, mengubahnya jadi warna pink serta pirus.

Saya mengambil langkah ke bibir bawah serta membuat diriku nyaman di bangku yang luas, yang membuai Anda di kulit bulan sabit. Bila saya punya lebar bangku sekitar ini serta ruangan pribadi di pesawat terbang, saya akan suka.

Terinspirasi Dari Film Wall-e

Saya mendesak tombol on serta rasakan deru di pod, hampir seperti menyalakan mobil dengan mesin yang tenang. Selanjutnya bangku itu di celupkan ke belakang dengan bingung.

Nyatanya, bangku S-Pod sedikit miring ke depan untuk mempermudah masuknya. Karena itu hak tersebut sesudah Anda siap untuk pergi, yang saya kerjakan dengan penuh semangat.

Bisa saja untuk lakukan perjalanan sampai 24 mil /jam di S-Pod, tapi Segway batasi kecepatan pada mode yang saya pakai. Dengan berhati-hati saya coba berbelok lamban di track.

Tapi saya secara cepat temukan jika lebih gampang untuk maju langsung dan berhenti untuk berputar-putar sedikit saat ambil pojok, dibanding coba busur halus yang bagus.

Perlu sesaat untuk dikendalikan, tapi saya cepat kuasai, merasakan simpel serta intuitif. Ini melegakan sekaligus juga mengagetkan: Riwayat saya dengan moda transportasi pribadi yang lain tidak bisa dilukiskan jadi satu keberhasilan.

Skuter dapat berputar-putar

S-Pod bisa dilihat jadi sisi dari revolusi dalam mobilitas perkotaan pribadi saat kita bergerak ke arah kota-kota yang pintar serta tersambung dimana berjalan-jalan kita tidak demikian terhalang dengan kendaraan bermotor tradisionil. Selama ini sejumlah besar didominasi oleh pola sepeda serta perusahaan skuter seperti Lime serta Bird.

Belum di Produksi Massal

Tetapi sepeda serta skuter bukan untuk kebanyakan orang. Untuk orang dengan mobilitas terbatas atau penyakit fisik, mereka kemungkinan tidak cocok.

Buat lainnya (pengguna tumit, beberapa orang canggung), mereka kemungkinan terlihat tidak diharapkan.

Saat saya mengetes skuter di berjalan-jalan berbatu di Eropa musim panas lalu, saya tahu jika saya sama lebih baiknya dalam scooting seperti saya memakai sepeda – yakni, saya ialah tanggung jawab yang labil.

Baca Juga Lainnya : tips untuk main judi online agar mendapatkan keuntungan terbaik

Tidak cuma melewati jalan berbatu hampir menggetarkan otak saya langsung dari tengkorak saya, tapi pada satu titik saya hampir bertubrukan dengan seorang pengendara sepeda. Saya putuskan untuk menyerah: Saya sampai pada rangkuman jika skuter jelek buat Eropa serta jelek buat saya.

S-Pod, sangat nyaman, gampang dikontrol, serta yang penting, tidak mudah rusak.

Kemungkinan tidak ada empat pria dengan tiang yang digantung di bahu mereka, bawa saya, tapi S-Pod keluarkan daya yang sama juga dengan beberapa orang yang menyukai berpisah, sama dengan bangku sedan jaman dulu. Apabila orang tidak menghalangiku, saya tetap dapat membunyikan klakson kecil pada mereka.

Sebutlah saja cenderung ke malas bila Anda harus, tetapi saya di jual pada ide S-Pod. Saya ingin lihat pilihan mobilitas pribadi pilihan apa yang akan ada untuk beberapa orang seperti saya yang tidak merasakan yakin diri dengan skuter atau sepeda motor di waktu depan.